Mengetahui Sunnah-Sunnah Puasa

1. Mengakhirkan Sahur

Dari pembantu Rasulullah SAW – Anas bin Malik r.a berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Makan sahurlah karena sesungguhnya pada sahur itu terdapat berkah.” (HR. Bukhari dan Muslim). Keberkahan yang dimaksud adalah dengan makan sahur seseorang akan menjadi kuat berpuasa mulai terbit fajar hingga terbenamnya matahari. (Lihat Syarh Riyadhus Sholihin, 3/451, Darul Kutub Al ‘Ilmiyah).

Dan sangat dianjurkan untuk mengakhirkan waktu sahur hingga menjelang fajar. Hal ini dapat dilihat dalam hadits Anas dari Zaid bin Tsabit bahwasannya beliau penah makan sahur bersama Rasulullah SAW, kemudian beliau Rasulullah SAW berdiri untuk menunaikan shalat. Kemudian Anas berkata,”Berapa lama jarak antara adzan dan sahur kalian?” Kemudian Zaid berkata,”Sekitar 50ayat”. (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Menyegerakan Berbuka

Menyegerakan berbuka akan mendatangkan kebaikan. Rasulullah SAW bersabda,”Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Berdo’a Ketika Berbuka

Do’a ketika berbuka adalah salah satu do’a yang mustajab (terkabulkan). Nabi SAW bersabda,”Ada tiga orang yang do’anya tidak dirtolak : Pemimpin yang adil, Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, dan Do’a orang yang terdzolimi.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Hibban, dan Ibnu Majah. Dikatakan sholih oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih wa Dho’if Sunan Tirmidzi). Dalam hadits yang lain, yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar r.a bahwa dulu Rasulullah SAW ketika berbuka beliau membaca : “Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah (artinya : Rasa haus telah hilang dan urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan insya Allah)” (HR. Abu Daud. Dikatakan hasan oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih waDho’if Sunan Abu Daud)

4. Memberi Makan Orang yang Berbuka

Rasulullah SAW bersabda,”Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikitpun juga.” (HR. Tirmidzi dan dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih wa Dho’if Sunan Tirmidzi)

5. Memperbanyak Ibadah

Diantara petunjuk Nabi SAW adalah memperbanyak berbagai macam ibadah di bulan Ramadhan. Jibril a.s biasa membacakan Al-Qur’an kepada beliau Rasulullah SAW di bulan Ramadhan. Dan apabila Jibril menemui Rasulullah SAW, terlihat bahwa beliau Rasulullah SAW adalah paling suka memberi bagaikan hembusan angin. Beliau Rasulullah SAW adalah sebaik-baik manusia yang paling banyak bersedekah, berbuat kebaikan, membaca Al-Qur’an, shalat, dzikir, dan I’tikaf. (Zaul Ma’ad, II/29,Asy Syamilah).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s